Rumah Keluarga Indonesia

10 Cara Mudah Untuk Menabung

10 Cara Mudah Untuk Menabung
June 11
15:03 2013

 

menabungHidup berkeluarga itu tidak sama dengan ketika masih singel saja. Terutama tentu saja dalam manajemen keuangan. Satu hal yang perlu kita tanamkan adalah soal menabung. Nah, ada dalih bahwa menabung itu sulit bagi sebagian orang. Padahal, jika kita tahu tipsnya, mungkin tidak sesukar yang kita bayangkan.

Berikut ini 10 Tips Mudah Untuk Menabung.

1. Catat Kebiasaan Anda dalam Sebulan
Sebenarnya menabung itu sangat mudah, selama pengeluaran Anda lebih kecil dari pendapatan. Sebelum itu, Anda harus tahu bagaimana kebiasaan Anda dalam mengeluarkan uang setiap bulannya. Cobalah untuk mencatat pengeluaran harian, mingguan dan bulanan. Kemudian tentukan mana yang perlu dikurangi.. :)

2. Sisihkan Uang Untuk Pribadi

Kunci kesuksesan menabung adalah untuk menyisihkan uang di awal, sebelum pembayaran hal-hal lain seperti membayar listrik, air dan cicilan. Tentukan tujuan jangka panjang dan secara reguler tabunglah uang Anda dalam tabungan ataupun investasi.

Karena jika Anda terbiasa untuk berbelanja dan baru berusaha menabung setelah ada sisa uang di akhir bulan, maka umumnya sisa uang yang ada di rekening Anda tidak banyak.

3. Tentukan Tanggal

Jika Anda mendapat gaji bulanan maka tidak akan bermasalah untuk menentukan tanggal untuk menyisihkan dana, tapi bagi Anda yang menerima upah/gaji tiap dua minggu, maka tentukan satu dari dua tanggal tersebut untuk menyisihkan dana yang akan ditabung. Jika Anda wirausahawan, tentukan tanggal di tengah bulan di saat Anda tidak membayar tagihan-tagihan.

4. Bayarlah Utang Anda

Segera melunasi utang adalah salah satu cara terbaik untuk mempercepat Anda dalam menabung. Hal ini disebabkan karena bunga pinjaman lebih tinggi dari bunga tabungan.

5. Jaga Terus Disiplin Anda
Setelah utang terbayar, maka teruslah sisihkan dana setiap bulannya ke tabungan, bahkan lebih baik lagi jika tersedia penarikan otomatis untuk dimasukkan ke investasi.

6. Motivasi Diri Anda Untuk Mencapai Hasil yang Besar

Tentukan apa yang Anda inginkan dan ketahui berapa jumlah dana yang dibutuhkan, kemudian tentukan cara yang realistis seperti menabung reguler selama enam bulan.

Letakkan gambar yang menunjukkan apa yang Anda impikan di meja kerja, kamar ataupun dompet agar Anda selalu ingat tujuan Anda menabung. Jadi tiap kali ada godaan diskon ataupun Obral Pakaian di mal, Anda tidak mudah tergoda.

7. Buka Rekening yang Tidak Bisa Anda Sentuh

Untuk pembelian dengan jumlah yang lebih besar, menabunglah perlahan dengan memanfaatkan deposito. Rekening ini umumnya memiliki tingkat bunga lebih tinggi daripada tabungan biasa, dan jangka waktu yang periodenya telah ditentukan. Dengan demikian Anda tidak dapat menyentuhnya saat ada godaan untuk berbelanja, namun tetap dapat dicairkan saat terjadi keadaan darurat.

8. Gunakan Celengan atau Toples Untuk Koin Anda
Uang dalam bentuk koin sering dianggap tidak penting, padahal jika dikumpulkan sesuai dengan pepatah “sedikit sedikit lama lama menjadi bukit” Di saat toples atau celengan penuh bisa menambah jumlah tabungan Anda atau dapat digunakan untuk kebutuhan yang lainnya.

9. Kantongi Bonus dan Kejutan Lainnya

Setiap kali Anda menerima bonus atau hadiah dalam bentuk tunai, langsung masukkan ke rekening tabungan. Uang ini bukan bagian dari penghasilan reguler Anda, sehingga jangan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari Anda dan simpanlah. Jika Anda memiliki utang, gunakanlah dana ini untuk melunasi utang Anda.

10. Biasakan Hidup Hemat

Terdapat banyak cara untuk berhemat tanpa harus menderita. Bawalah makanan dan air minum dari rumah, gunakan transportasi umum, berhenti merokok, berlibur di saat yang tidak padat (low season), manfaatkan diskon agar memperoleh barang yang Anda “butuhkan” dengan lebih murah, dan masih banyak lagi. [arhanmvy]

Related Articles

1 Comment

  1. LSSP
    LSSP June 13, 03:17

    Asslm,sepertinya point 7 ttg salah satu pertimbangan memakai deposito selain tidak bisa disentuh juga BUNGA nya cukup tinggi perlu dikritisi..bukankah bunga bank HARAM hukumnya?masih ada opsi bank syariah kan?!

    Reply to this comment

Write a Comment

Leave a Reply